Posted by: nitya pramudita | March 18, 2009

Wasiat

Seolah mengetahui bahwa usianya tidak akan lama lagi, seorang ayah memanggil kedua anak laki-lakinya. Sang ayah akan meninggalkan harta warisan yang sama besarnya bagi mereka berdua. Seraya berpesan bahwa untuk mengembangkan harta tersebut kedua anaknya harus mengikuti petuahnya. Petuah yang pertama adalah dalam mengembangkan usaha, kedua anaknya dilarang terkena sinar matahari, petuah yang kedua adalah selalu berusaha setiap hari makan ikan sebanyak-banyaknya. Dan petuah terakhir adalah apabila ada yang hutang tidak boleh ditagih. Selesai menyampaikan wasiatnya sang ayah pun wafat. Mulailah sang kakak melaksanakan wasiat ayah tercinta dengan menutup semua jendela rumah, toko, mobil agar sinar matahari tidak dapat mengenai dirinya, dia pun mulai menyukai semua jenis ikan dan dilahapnya setiap hari dan dia pun tidak pernah menagih hutang teman-temannya sehingga dalam waktu sekejap ia pun bangkrut, harta peninggalan ayahnya habis. Sementara sang adik terlihat usahanya jauh lebih maju, adik pun menyangkal bahwa ia tidak menjalankan wasiat sang ayah, hanya saja cara melaksanakan wasiat tersebut dia memiliki cara pandang yang berbeda. Agar tidak terkena sinar matahari maka pagi-pagi dia sudah memulai usaha dan baru selesai hingga menjelang malam, sehingga dia sama sekali “tidak tersentuh oleh matahari”. Setiap hari dia makan ikan yang “banyak”. Ikan yang paling banyak adalah ikan teri. Dengan kata lain, ikan yang murah sehingga untuk urusan makan dia dapat berhemat. Dan dia memang tidak pernah menagih hutang seseorang, karena dia sama sekali tidak pernah memberikan hutang pada orang lain. Tulisan di atas hanya mengingatkan kita betapa kita sering kurang memahami makna yang terkandung dalam suatu nasehat, kejadian dll sehingga kita menjadi salah arah dalam menentukan langkah. Cerita di atas saya dapat dari seorang teman etnis Tionghoa yang memang memiliki kinerja seperti cerita tersebut di atas


Responses

  1. semua itu sesuai anjuran agama : Bangun sebelum subuh itu karena malaikat mikail sedang membagikan rizki, makan makanan bermutu, dan hidup berhemat. Realitas hidup yang perlu dipraktekkan.

  2. Nitya xian sheng ninhao. Wo hen gao xing ren she ni!


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.